Cara Menggunakan Cache di CodeIgniter 4 Agar Website Secepat Kilat

Membuat website yang lambat itu seperti menyajikan kopi yang sudah dingin — pengunjung akan pergi sebelum sempat menikmati isinya. Dalam pengembangan aplikasi menggunakan CodeIgniter 4 (CI4), caching adalah salah satu teknik paling efektif untuk meningkatkan performa website secara drastis.

Artikel ini akan membahas cara menggunakan cache di CI4 mulai dari konsep dasar hingga best practices yang siap digunakan di production.


Apa Itu Cache di CodeIgniter 4?

Cache adalah mekanisme penyimpanan sementara hasil proses aplikasi agar tidak perlu dihitung ulang setiap kali ada permintaan baru.

Penjelasan sederhananya:

Cache adalah tempat penyimpanan sementara untuk data yang sering digunakan, supaya saat dibutuhkan lagi bisa diambil lebih cepat tanpa harus memproses ulang dari awal.

Bayangkan seperti ini:

Cache itu seperti catatan kecil di meja kerja kita. Daripada bolak-balik ke lemari arsip (database/server), kita simpan dulu data penting di meja supaya lebih cepat diakses.

🔹 Contoh di Kehidupan Nyata

1. Browser (Chrome, dll)

Saat kita membuka website, gambar dan file disimpan di cache. Jadi ketika buka lagi, loading lebih cepat karena tidak download ulang.

2. Aplikasi Web (Backend API)

Misalnya kita ambil daftar produk dari database:

  • Tanpa cache → setiap request query ke database
  • Dengan cache → data disimpan sementara (misalnya 5 menit), jadi request berikutnya tidak perlu query ulang

Di CodeIgniter 4, cache bisa digunakan untuk:

  • Menyimpan output halaman (Page Caching)
  • Menyimpan hasil query database
  • Menyimpan response API pihak ketiga
  • Menyimpan data statistik atau konfigurasi

Dengan cache, server tidak perlu:

  • Menjalankan query berulang
  • Memproses logika PHP dari awal
  • Merender view berkali-kali

Hasilnya adalah response time yang jauh lebih cepat.


Mengapa Cache Penting untuk Performa Website?

Setiap request tanpa cache akan melalui proses:

  1. HTTP request masuk
  2. Routing diproses
  3. Controller dijalankan
  4. Query database dieksekusi
  5. View dirender
  6. HTML dikirim ke browser

Semakin kompleks aplikasinya, semakin berat proses ini.

Dengan cache:

  • ⚡ Response time bisa turun drastis
  • 🧠 Beban database berkurang
  • 📉 Penggunaan CPU lebih stabil
  • 📈 Core Web Vitals (TTFB & LCP) meningkat

Website cepat bukan hanya soal kenyamanan pengguna, tetapi juga faktor penting dalam SEO.


Konfigurasi Driver Cache di CI4

Secara default, CodeIgniter 4 menggunakan File Driver untuk caching. Namun CI4 juga mendukung:

  • File
  • Redis
  • Memcached
  • Dummy (fallback)

Konfigurasi dapat dilakukan melalui: app/Config/Cache.php

Atau lebih praktis melalui file .env.


Setting Cache di File .env

Tambahkan konfigurasi berikut di file .env:

cache.handler = 'file'
cache.backupHandler = 'dummy'
cache.prefix = 'my_app_'
cache.ttl = 60

Penjelasan:

  • cache.handler → Driver utama
  • cache.backupHandler → Driver cadangan jika gagal
  • cache.prefix → Prefix untuk menghindari konflik key
  • cache.ttl → Waktu hidup cache (dalam detik)

Untuk website kecil atau development, file driver sudah cukup. Namun untuk aplikasi dengan traffic tinggi, Redis atau Memcached bisa jadi pilihan lebih baik karena bisa mendapatkan performa yang lebih cepat.

Hai perkenalkan, nama saya adalah Moses Fahmi Pratama, penulis sekaligus programer yang menulis dan mengembangkan blog ini. Bagi anda yang merasa terbantu akan kehadiran blog ini, anda dapat melakukan donasi kepada penulis melalui tombol Nih Buat Jajan dibawah ini 🤗

Nih buat jajan

Akhir kata saya ucapkan banyak terimakasih, atas donasi anda 🙏😊

Comments